Strategi Cemerlang Bisnis Pecel Lele-Lela

Strategi Cemerlang Bisnis Pecel Lele-Lela [caption id="attachment_353" align="alignleft" width="260"] Pecel L...

Strategi Cemerlang Bisnis Pecel Lele-Lela

[caption id="attachment_353" align="alignleft" width="260"] Pecel Lele-Lela[/caption] Memulai bisnis kuliner, jika dilihat orang awam akan menjadi bisnis gampang-gampang susah. Dibilang gampang bisnis makanan bisa dimulai kapan dan dimana saja, karena setiap keluarga di  rumah tangga biasanya ada yang memasak setiap hari untuk kebutuhan  anggota keluarga lainnya. Jika dilihat dari sisi gampangnya tentunya keahlian memasak sehari-hari dapat dimanfaatkan untuk modal awal dalam berbisnis. Beda cerita ketika makanan tersebut ingin kita komersilkan pada masyarakat umum,  apakah mudah diterima oleh lidah masyarakat umum yang menjadi konsumen bisnis makanan yang akan kita bangun. Kita bisa saja mengklaim bahwa masakan ibu, tante, atau kita sendiri sangat enak dan disukai oleh keluarga, tentunya jika dibisniskan pasti laku. Jawabannya bisa ya bisa tidak, namun bagaimana caranya agar makanan yang kita olah itu dapat diterima dengan baik di lidah konsumen? Tentunya selain memang enak juga harus di lakukan strategi pemasaran yang lain dari kebanyakan bisnis serupa. Pecel Lele-Lela adalah salah satu contoh yang menarik untuk kita cermati, mengangkat makanan tradisional yang sering kita temui di pinggir jalan berupa kaki lima, dengan jam operasional sekitar jam 5 sore hingga malam hari. Pecel Lele-Lela cukup jeli membidik pasar yang selama ini hanya bisa dinikmati di pinggiran jalan. Mengangkat menu utama pecel lele ke restoran  dengan bangunan permanen seperti kebanyakan bisnis makanan yang telah mapan. Berkonsep mengangkat makanan tradisional Indonesia, kesan pecel lele yang hanya bisa dinikmati di pinggiran jalan pun di sulap menjadi tempat makanan yang cukup representatif dengan harga yang relatif terjangkau. Ada satu hal yang menjadi keunikan Pecel Lele-Lela, ketika anda berkunjung semua karyawan akan menyambut anda dengan salam "selamat pagi" walau pun ketika anda datang di siang hari atau malam hari, kemudian saat anda selesai makan dan akan keluar restoran, kembali lagi semua karyawan akan mengucapkan salam "terima kasih, selamat jalan". Hal tersebut akan menimbulkan pengalaman tersendiri bagi para calon konsumen yang pertama kali baru datang. Pecel Lele-Lela kini telah membuka cabang di beberapa tempat baik di JABODETABEK maupun wilayah Indonesia lainnya. Satu hal yang amat sangat penting ketika berbisnis dengan konsep waralaba atau mitra bisnis, seringkali pewaralaba Indonesia kurang bisa menjaga kontrol kualitas baik pelayanan maupun mutu produk. Ada baiknya para pewaralaba Indonesia belajar pada pewaralaba asing yang telah memiliki contoh teruji dari sejak berdiri bisnis tersebut berdiri hingga kini, ambil contoh McDonald dan KFC dimanapun dibelahan dunia ini jika anda berkunjung ke restoran tersebut hampir 90% standar kualitas pelayanan dan produk akan sama satu sama lainnya. Dengan semangat terus membangun dunia bisnis di Indonesia, ayo para pebisnis mulai membangun kerajaan bisnisnya dengan menjaga kualitas terbaiknya, agar konsumen merasa puas. Ayo kembangkan ide-ide yang cerdas seperti yang dilakukan pebisnis Pecel Lele-lela, dengan mengangkat martabat makanan tradisional kita menjadi makanan nasional sambil mengantongi laba yang tidak lagi tradisional. Selamat berbisnis....!!!! (redaksi@MajalahPeluangBisnis.com)      

Post a Comment

emo-but-icon

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item